Mengapa Ulama Saudi Cenderung ‘Bungkam’ Atas Tragedi Libanon? vs Large Anti-Israel Rallies Worldwide  , warta kang bertolak belakang.
Cuplikan:

Sejumlah pengamat memandang sikap ‘tutup mulut’ ulama Saudi ini terkait dengan trauma sebagian mereka pada tahun 90-an, saat mereka secara vokal menentang sikap kerajaan yang memberi izin pangkalan militer AS di Saudi untuk ‘membantu’ Kuwait yang dianeksasi oleh Irak. Ketika itu, sejumlah ulama yang vokal menentang, mendapat risiko penangkapan dari pihak kerajaan. Terlebih lagi, beberapa waktu lalu, kerajaan Saudi secara resmi malah mengkritik Hizbullah Libanon yang menahan dua serdadu Israel pada 12 Juli lalu dan berhasil menewaskan 8 orang tentara Israel.

Thousands of protesters rally against Israel in central Sydney. (Reuters) Cuplikan:
WORLD CAPITALS — Several thousand people demonstrated Friday, July 21, in Europe and the Arab world against Israel’s bloody assault on Lebanon, with many carrying pictures of Hizbullah leader Sayyed Hassan Nasrallah and shouting slogans against Tel Aviv.

Up to 500 Muslims and non-Muslims made their way the headquarters of the Foreign Ministry in the Austrian capital Vienna, denouncing the “Arab and Western cover” of the unabated Israeli attacks on Lebanon and Palestine.

An Egyptian demonstrator burns an Israeli flag. (Reuters)

Protesters shout anti-Israel and US slogans during a rally in Amman. (Reuters)